Senin, 07/09/2009 09:53 WIB
Menyikapi Musibah
Ahmad Juwaini - detikR

amadan
Jakarta -Kehidupan manusia di dunia ini tidak bisa lepas dari adanya musibah. Baik musibah besar seperti terjadinya bencana tsunami yang mengakibatkan meninggalnya ratusan ribu jiwa manusia, musibah sedang seperti jatuhnya pesawat yang menewaskan 300 orang penumpang, maupun musibah kecil seperti meninggalnya seorang bayi yang baru lahir dari rahim ibunya. Musibah akan selalu ditemukan dalam kehidupan manusia.
Musibah adalah keadaan yang terjadi pada seseorang yang dipersepsi sebagai kehilangan, kerugian atau penderitaan. Yang termasuk dalam musibah adalah jatuh sakitnya seseorang, dipecatnya seorang direktur dari jabatannya, ruginya seorang pebisnis dalam usahanya dan juga kegagalannya seseorang ketika mengikuti suatu ujian. Semua hal yang dianggap merugikan manusia dapat dianggap sebagai musibah.